Lieben

Haloo teman-teman, kembali ingin menorehkan cerita di blogku ini. Dan lagi-lagi tentang cinta(liebe), kali ini ttg cinta yang tak bisa dipaksa. Teman, terkadang kamu sayang dengan seseorang dan telah memberikan segala perhatian untuk menunjukkan bahwa kamu sayang orang tersebut. Kamu pun telah menyatakan perasaan cintamu kepadanya. Namun apakah harus dipaksa, jika memang berjalannya waktu si dia tetap tidak merespon kamu dengan selayaknya bahwa cinta itu adalah hubungan timbal balik? Istilahnya perhatian ke dia sampai njengking bertahun-tahun pun jika dia tetap tidak ada respon ya itu hanya akan menyiksa hatimu dan menyita terlalu banyak waktumu.

Oke, aku akan berbagi cerita tentang aku, jadi ya ini “based from true story”. Seperti yang sudah aku bahas di postingan sebelum ini. Dari aksi nadzarku berupa LongTrip setelah menyatakan perasaan kepada dia, tentang apa itu chemistry, kemarin jalan2 ke pantai hingga hari ini hari ulang tahun dia. Sesuai janjiku juga akan menentukan keputusan untuk diriku sendiri bersikap setelah melihat respon dari dia di hari ulang tahunnya ini. Tentunya untuk hari ini masih dengan perjuanganku untuk dia. Kuberikan segala usahaku untuk bisa berikan yang terbaik untuk dia. Mungkin lebih tepatnya aku masih sangat berharap kepada dia. Aku makin mengenal dia secara karakter, watak dia dan memahami gerak gerik dia. Yang aku rasakan dalam kurang lebih 3 bulan terakhir ini adalah perasaan pikiran positif dan negatif yang campur aduk. Bergelombang 2 pikiran itu membaur begitu cepat. Semangat dia dan cara pandang dia yang selalu membuat aku berusaha untuk positif thinking. Tapi gerak gerik dia yang merespon banyak cowok lain membuat aku terkadang negatif thinking. Salah satunya adalah karena seorang teman futsalku yang juga dekat dengan dia. (selanjutnya kita sebut ini cowok dengan nama “si A” ). Ya, si A punya nilai lebih daripada aku, tapi tentunya aku juga punya nilai lebih dari si A. Itu pasti.

Yang bikin aku konyol adalah, si A ini sudah tau aku dekat dengan dia. Tapi mengapa si A ini tetap penetrasi bergombal ria ala “jeleeek”  ke dia?? Malah terang terangan dekatin. Jurus gombalan si A maut, (sempat menyimak ) Dan mungkin itu ampuh untuk membuat dia klepek2. Hanya saja aku akan tertawa geli bila dia pada akhirnya mungkin benar jadian ama si A ini. Ada poin2 yang membuat aku lucu saja. Tapi aku percaya kok kalau itu memang yang terbaik buat dia ya sudah.  Mungkin lebih kepada si A ini yang tetap mengajak “bersaing”. Hey bro kita teman futsal yang sudah sempat klop sekali beduet. Dan ternyata kamu menilai pendekatan ke cewek itu lebih utama daripada seorang teman baik. Okelah..  karena itu bukan jadi prinsipku. Buat aku teman baik lebih utama daripada seorang cewek. Buat apa rebutan cewek dengan teman baikmu sendiri? Aku masih berjuang hingga detik ini lebih karena aku tulus memperjuangkan sejauh yang aku mampu atas rasa sayangku pada dia. Dan makin kesini pula ternyata si A makin masuk saja ke cerita ini. Jadi maaf kalau aku menilai si A ini adalah orang yang payah. Ingat juga bahwasannya lemas teles gusti Allah ingkang mbales.

Makin kesini bisa dikata memang aku kurang mendapat respon yang baik dari dia. Pikiran negatif sering menghampiriku bila dia pulang kantor. Bisa jadi makin sering jalan ma si A itu. Banyak hal yang membuat aku merasa bahwa dia sedang jalan dengan cowok lain. Kalau perkara dia jalan ama mantan dia(inisialnya AL) it’s oke. Tapi tetap aneh saja tetap jalan ma mantan. Hmmm benar-benar harus sabar memahami dia dalam hal menanggapi banyak cowok. Seolah dia banyak memberi harapan kepada cowok-cowok lain. Ntah apa mungkin hanya aku yang terlalu tampak bodoh dan dimanfaatin? Disaat dia tetap dengan karakter dia itu, aku tetap memberikan perhatianku penuh kepada dia. Bisa dikata mungkin sudah banyak yang kuberikan kepada dia dalam hal materi maupun waktu. Tapi aku gag mau bermain hitung-hitungan dalam hal ini. Jangan dihitung!! Aku tulus memberikan apa yang bisa aku berikan untuk dia. Pada dasarnya aku juga termasuk orang yang bisa dikata terlalu baik. Dan perlu disadari juga bahwa hidup itu adalah hubungan timbal balik

Hari ini hari ulang tahun dia, 28 Juli 2011. Aku sudah siapkan surprise kecil untuk dia. Aku beli kado untuk dia dan siapkan rencana. Aku tidak tidur semalaman. Habis nonton final AudiCUP di tivi langsung aku sholat Subuh dan bergegas membungkus kado untuk dia. Jam 5 subuh aku meluncur ke penjual bunga untuk membeli bunga. Tukangnya masih mata 5 watt an. Terpaksa aku bantu merangkai bunga juga. Lanjut aku mampir ke Indomart untuk beli kue kecil, lilin keci, korek api dan susu ultra milk spesial buat dia. Dengan mengendarai mobil aku meluncur cepat ke kosan dia. Sesampai dikosan aku siapkan surprise kecil tersebut lalu bbm dia memberi kabar bahwa aku sudah didepan kosan. Siap untuk mengantar dia berangkat ke kantor pagi ini. Dia keluar dari kosan jam 6.30 dengan membawa helm. Mungkin dikirannya aku bawa motor. Dia pun masuk mobil dan langsung aku sambut dengan nyanyianku “Happy Birthday to you”. Dari mimik wajahnya sih dia sedikit terkejut dengan bunga dan kado yang sudah stay di jok mobil. Langsung aku nyalakan lilin untuk dia tiup lalu make a wish. Aku tanya, “sudah make wish pake roti n lilin belum semalem?” aku tau tiup lilin itu hanya simbolis saja dalam wishing di hari ultah. Ternyata semalem teman kosan dia sudah memberi roti tart dan mengetuk pintu kamar dia. Oke kita berangkat menuju kantor dia, sembari ditangan dia sudah menggenggam susu ultramilk dan meminumnya. Senang rasa hati ini saat melihat dia minum susu ultra milk. Dalam hatiku berkata, “gendut gendut gendut”. Ya, aku ingin bikin dia jadi tambah gendut.

Sepanjang perjalanan banyak yang kita obrolin, termasuk tentang dia yang bercerita tentang teman-teman cowok dia. Salah satunya si mas B. Salah satu teman cowok dia juga. Beberapa kali dia juga nampak menguap. Dia bilang masih ngantuk. Sesampai kita di kantor dia, dia pegang helm untuk dibawa keluar. Aku bilang,”taruh dimobil saja helmnya”. Dia tetap ingin bawa helmnya keluar dan menjadikan helm tersebut penutup untuk bunga yang juga dia bawa keluar mobil. Ucapan terima kasih aku dengar dari dia sambil dia langsung buru-buru keluar mobil. Pikiran negatif ku pun tiba2 mulai menyerang lagi. Merasa bahwa jika dia bawa helm seperti itu mungkin dia akan pulang kantor dengan si A. Itulah pikiran negatifku yang langsung terlintas. Karena sudah beberapa kali juga seperti itu. Ada kalannya awal dia cerita dia jalan dengan si A tapi akhir-akhir ini aku merasa dia menutupi ,ngeles dan berbohong kalau dia lagi jalan ma si A. Oh tidaaaak!! Aku juga jelas gag punya hak untuk melarang dia jalan dengan siapa saja. Aku tahu itu. Aku sebenarnya malas dan gag suka negatif thinking seperti ini. Tapi ya apa daya itulah faktanya, dia mungkin sudah jatuh hati dengan si A. Dan itulah mengapa respon dia terhadap aku juga datar datar saja. Ingat edo kamu sudah pernah ditolak dia bulan lalu. Hmmm..

Kita lihat saja nanti bagaimana kelanjutannya. Aku tetap akan menawarkan untuk menjemput dia nanti sore, apa dia akan menghindar atau mungkin sudah ada acara sendiri di hari ulang tahun dia ini. Positive thinking please. Oke, kembali ke judul dari postingan ini, CINTA TAK BISA DIPAKSA. Anggap saja memang dia tidak respon aku. Maka aku pun juga tidak boleh memaksa. Toh segala sesuatu yang berjalan dengan terpaksa itu akan tidak enak kedepannya. Biarkah saja aku melihat paling tidak untuk hari ini bagaimana respon dia. Di hari ulang tahun dia ini banyak doa terbaik yang kupanjatkan untuk dia. Semoga dia makin dewasa, makin banyak berbagi dan makin tambah baik dalam segala hal yang positif. Salah satunya aku juga berharap semoga dia mengurangi karakter dia yang merespon banyak cowok. Aku harap tidak ada yang seperti Edo Krisma lagi disekitar dia. J

Nanti malam bagaimana respon dia jelas akan menentukan langkahku kedepannya. Antara aku terus menyanyangi dia karena dia merespon rasa sayangku ini atau memang lebih baik aku segera menjauh dan tidak care lagi kepada dia untuk menjaga hati. Semoga dia selalu diberi kemudahan dalam segala hal. Itulah doa yang akan selalu mengalir dariku. Cinta tak bisa dipaksa. Biarkan aku menjauh dan melupakan dia. Aku ingin selalu bisa POSITIF THINKING. Yaa Allah jika memang jodoh dekatkanlah, namun jika tidak berikan jalan terbaik untuk aku dan dia agar tidak terasa begitu menyakitkan bila harus menjah. Mungkin tepatnya agar tidak terasa sangat menyakitkan bagiku. Semoga dia mendapatkan seorang lelaki yang tepat dan disaat yang tepat untuk dia. Saatnya aku kembali fokus pada targetku tahun ini. Target yang pasti bisa aku raih dalam setahun kedepan. Biarkan Galena Gold ini kusimpan dahulu dilemari hingga nanti bertemu dengan seseorang wanita yang layak untuk kuberikan. Wanita yang tepat dan disaat yang tepat untukku.

Semoga posting share tentang cinta kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman dan tentunya harus bermafaat untuk aku pribadi. Saatnya berubah menjadi robocop! hahaha. Terima kasih atas inspirasi dan aku belajar banyak dari kak @aryagede ,

“hidup itu bergelombang naik turun, namun gelombang naik turun tersebut harus tetap berada di lintasan yang terus menanjak”

” Jadi tidak ada itu kata galau jika kamu selalu positif thinking karena pada dasarnya semua itu bukan sebuah kebetulan, melainkan sebuah kebenaran yang sudah digariskan Allah SWT. Manusia sudah ada jalan terbaiknya masing masing, jalani dengan niat tulus, selalu ikhtiar, perbanyak ibadah,memohon dan banyaklah berbagi dengan sesama. Kita semua bisa menjadi KAYA.. terus belajarlah “

Akhir kalimat posting kali ini, Selamat ulang tahun yang ke-23 tahun. Doa terbaik akan selalu mengalir untukmu.

Terima kasih AASD  :)

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Log Out / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Log Out / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Log Out / Ändern )

Verbinde mit %s